Kenapa semua tokoh yang saya ciptakan sendiri di balik imaji tidak hidup saja? Atau setidaknya mengirim sinyal bahwa suatu saat kita akan bertemu. Entah dimanapun itu.
Tau apa yang paling membuatku jengah ketika kembali jadi debu lagi? Bisakah engkau yang mengalah? Aku hanya ingin kau gunakan telingamu untuk mendengarkan. Itu saja. Aku benci. Dan akan selalu benci.
Hujan meninggalkan sisa sampah yang menjadikan belatung semakin padat